Tuesday, December 26, 2006

ISA ALMASIH ITU UNTUK SEMUA ORANG

HAWA dingin tidak lagi menusuk di kulit. Hujan deras juga tidak lagi membasahi ..apa itu rintik bahkan deras bergelimang. Indonesia, negeri yang di sini aku nyaman tinggal. Pertama kali aku membuka mata di dunia, pertama kali aku menginjakkan kaki, pertama kali aku mengenal belajar bahkan pertama kali aku mengenal dosa. Aku selalu merasakan tenang tinggal di Ibu pertiwi ini...termasuk di bulan terakhir tahun 2006.

Tahun ini tahun paling berat bagi Ibu pertiwi...berbagai bencana dan derasnya tangisan turut menjadi hiasan yang tidak elok. Ketika umat Nasrani merayakan kelahiran seorang suci yang mereka sebut sebagai juruselamat, hujan di kota Surabaya pun jarang menyapa. Aku pikir, Natal tidak identik dengan hujan deras, hawa dingin atau bahkan salju yang tidak mungkin pernah jatuh di tanah Ibu pertiwi. Natal bukan perayaan pesta pora. Aku pikir bahkan secara ekstrem ; NATAL BUKAN SINTERKLAS atau KADO DI DALAM KAOS KAKI. Aku tahu, Natal itu peringatan lahirnya Isa, yang disebut Mesias...yang aku rasa, Isa itu lahir bukan cuman buat orang Kristen atau Katholik. ISA LAHIR KE DUNIA, BUAT ORANG YAHUDI, BUAT ORANG ARAB, BUAT ORANG AFRIKA, ORANG AMERIKA, EROPA, MEKSIKO, ISA LAHIR JUGA BUAT ORANG INDONESIA.

Indonesia, sebuah negeri Ibu pertiwi yang sedang menangis karena tsunami, karena longsor, karena banjir, karena kebakaran, kriminal yang terus meningkat, karena lumpur...terlebih dari itu karena penduduk negeri in lebih senang kepada mistis dan melupakan SANG PENCIPTA mereka. PENCIPTA yang menganugerahkan Ibu Pertiwi untuk mereka tinggali sehingga penduduk Indonesia bisa selalu bersyukur...bukan datang ke kuburan, datang mencari tuyul, mencari hantu jeruk purut, pocong, kuntilanak dan roh-roh yang menjauhkan kita dari Sang Pencipta.

Ibu pertiwi sedang menangis karena anak-anak Indonesia tidak lagi mencari kehadiran ALLAH yaang dapat mengisi hati mereka, memberi damai dan bisa saling membagikan itu kepada semua orang.

Jadi kupikir, ISA ALMASIH yang lahir itu bukan cuman buat orang Kristen atau Katholik.
ISA ALMASIH dilahirkan untuk membawa damai dan keselamatan abadi buat semua orang, buat semua bangsa di dunia, buat orang Indonesia. Rasakan kehadiran ISA ALMASIH itu di dalam hatimu.

Wednesday, November 29, 2006

ratapanku jadi tarian

ratapanku tl'ah Kau ubah jadi tarian...


aku harus tetap bersyukur meski dalam letih dan lemah...

karna aku mengamini ini...ratapanku tl'ah Kauubah jadi tarian.....

Saturday, November 25, 2006

ada senyum, ada takut,... tapi ada SYUKUR pula =)





lembayung sekarang dalam ketakutan lagi...

setelah bulan Juni lalu - takut,... namun Sang KHALIK merangkul dan membawaku terbang ke langit dan memberiku kelegaan...
kini, aku takut kembali pula... karena bumi selalu membuat aku merasakan berbagai hal.
Hanya saja berbagai hal itu tak selamanya putih, kuning, oranye namun sering pula hitam, hijau, kelam atau kelabu.

Setiap hari pula tak ada satu pun yang tahu, mataku mengeluarkan butiran kristal-ksristalnya karena tak kuat lagi menahan itu dalam hati. Butiran kristal itu melelah dan membasahi pipi ketika lembayung dalam keadaan tak baik, terjepit dan kesesakan melanda... namun,... Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah dalam diriku? berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepadaNya, penolongku dan Allahku!

lembayung merasa dirangkul sang KHALIK yang senantiasa setia ketika hati dalam sesak yang penuh...maka daku pun bisa mengucapkan rasa syukur yang mendalam ketika kesesakan itu melanda... Maka bukan lagi daku mengucap "mengapa, aku susah?" tetapi lebih dari itu, "Siapa penolong dalam susah-ku?" aku tahu, ada Sang KHALIK dengan penuh kelembutan membelaiku, dengan cinta yang benar-benar tulus... memberikan daku kelegaan dan ketenangan.... daku bersyukur...bersyukur dalam air mataku




Saturday, June 03, 2006

a k u t ak bis a ter sen y u m

aku sedang mengalami suatu ketakutan...
hebat dan letih sekali......

aku mungkin bisa tersenyum (kelihatannya)
tapi tidak dalam hati.

Aku mungkin bahkan menjadi tak bisa tersenyum....
aku telah belajar sesuatu untuk tidak menyerah,
tapi kali ini,
aku benar2 takut....

sahabat disekitarkupun tidak tahu (mungkin) kalau aku sedang takut.
takut sekali.
seperti anak kecil yang sednag menangis dan berteriak ketika lampu di kamarnya tiba-tiba mati.
HikZ!
AKu takut,
dan aku sendirian......

Thursday, May 18, 2006

BERBAGI SUAMI (Film karya sutradara NIA DINATA)

Menjawab Semua Keresahanku


Seorang pria keberadaannya selalu diagung-agungkan di negeri ini. Kerika ia memiliki banyak pendamping wanita (BACA: beristeri banyak), maka masyarakat cenderung menganggap biasa. Bahkan ketika ia mengungkapkan kepada khalayak bahwa ia dapat membagi dengan "adil" cintanya kepada seluruh isteri, masyarakat malah memuji sikapnya itu. Lain hal dengan seorang wanita yang berjuang keras untuk menghidupi keluarganya dengan menjadis eorang penyanyi dangdut, masyarakat cenderung mencemoohinya. Wanita itu dianggap tidak bermoral, goyangannya membuat lelaki bernafsu, seronok, merusak moral bangsa. Hingga akhirnya masalah poronografi dan pornoaksi menjadi polemik.
Akhirnya bangsa ini lebih memilih kehidupan Poligami ketimbang memperhatikan masalah perempuan yang jauh lebih kompleks. Ini merupakan keresahan saya.
Namun keresahan ini terjawab pada "BERBAGI SUAMI". Sutradara dan penulis film, Nia Dinata mungkin pula resah dengan kehidupan poligami yang sudah jadi pembicaraan di negeri ini. Agamamenjadi salah satu alasan untuk kehidupan poligami bangi kebanyakan pria.
Salma. Seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter, begitu sakit hati ketika tahu kalau Pak Haji, suaminya telah beristeri lagi bahkan mempunya anak lagi. Keberadaanya sebagai seorang dokter tidak menjamin akan meimiliki keluarga sempurna, idamannya. Mau tidak mau, Salma bahkan harus membiasakan diri berbagi suami dengan isteri kedua, bahkan isteri ketiga, yang usianya sebaya dengan Nadim, puteranya."Apa umi sayang abah?" pertanyaan Nadim ini dengan mudah dijawab, "Kalau tidak sayang, tidak keluar kamu.."Tetapi pertanyaan berikut membuat ia tidak berkutik, takut sendiri dengan keadaan & realitanya, "APa abah sayang Umi?"Ukuran cinta seorang wanita memang tidak bisa bertitik tolak apakah suaminya setia kepadanya dengan tidak kawin lagi. Prinsip ini yang mau tidak mau (BACA:Terpaksa) dipegang Salma, ketika tahu suaminya berpoligami.
Wanita berikutnya, Siti. Gadis kampung ini tahu kalau pamannya sudah punya 2 isteri. Ia bahkan telah membiasakan diri dengan 2 isteri pamannya itu dan keponakan-keponakannya.. Belum sempat ia memahami dengan jelas liku-liku kehidupan poligami pamannya ini,Sti pun dilamar menjadi isteri ketiga. Karena keadaan yang memaksa, ia pun hanya pasrah dikawini oleh paman yang ternyata hanya seorang sopir PH film.
Ming. Dara cantikketurunan Tionghoa ini sempat melebur impiannya menjadi seorang aktris. Alsannya, ia bosan hidup susah. Llalu ia menerima tawaran KOh Abun, pemilih restoran bebek, tempat Ming bekerja. Gelar isteri muda yang disandangnya kini harus ia tutup rapat-rapat. Hadiah apartemen dan mobil menjadi fasilitasnya kini. Meskipun ia tahu resikonya jika isteri pertama (yang merupakan majikannya itu) suatu saat akan melihat sebuah kenyataan itu.
Salma, Siti dan Ming adalah gambaran sebuah realita. Wanita-wanita yang menjadi korban nafsu para pria. Inilah yang sedang terjadi di Indonesia. Sekali lagi, masyarakat bahkan khanya menganggap itu "biasa". Wanita dengan seenaknya saja harus (BACA:Dipaksa) mengerti akan keadaan yang terjadi. Kenyataan bahwa pria itu tidak setia dan sellau ingin memuaskan hasratnya dibungkus indah dalam balutan alasan "menghindari zinah". Wanita hanya bisa mengelus dada dan pasrah...
Namun film arahan Nia dinata ini moga-miga jadi wacana bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahasa-bahasa sindiran khasnya yangh tertata dalam gambar-gambar indah penuh makna ini setidaknya akan membuat penonton terperangah. Mungkin kita akan tertawapada beberapa adegan di film itu. Tetapi tawa kita itu adalah tawa pahit pada sebuah realitas gaya hidup sebagian pria di negeri ini. Sekarang saatnya kita memilih. Kalua bisa memilih untuk tidak berpoligami jangan ragu untuk menjatuhkan pilihan ini, karena pilihan untuk tidak berpoligami akan menghapus sakit hati dua makhluk bernama : wanita dan anak. Ini pesan yang saya tangkap dari"BERBAGI SUAMI".
Saya menjagokan film ini menjadi film terbaik tahun 2006. Sebuah gambaran kenyatan gaya hidup (sebagian) orang Indonesia yang tidak boleh dilestarikan.

Sunday, May 14, 2006

orange (from fang^, ma cute friend:)

orange angel? cool...aku kemaren nyari2 arti orange, ternyata artinya bagus ya cheezz...artinya tuh semangat cerita antusias (persis kayak kamu deh).dan yang lebih keren lagi oranye adalah warna yang mewakili perubahan. Oranye mewakili warna langit senja ketika sore mau berubah jadi malam. Oranye juga mewakili daun musim gugur yang menandai summer mau berubah jadi winter.And i hope your orange defines your change, cheez, closer to Jesus's image everyday... ^.^

RUU APP (diskusi lanjutan)

RUU makin panas akhir2 ini... Pihak agamis semakin mengklaim diri, mereka paling bener, lantaran ingin menyelamatkan moral bangsa... Pake melempari rumah Inul, Melempari kantor Playboy... GOSH! Mana yg tidak bermoral. Definisi "Moral" memang makin melenceng di negara kita akhir2 ini.
Kupikir, masih banyak anak2 jalanan yg tidak mampu buat sekolah, kayaknya membiayai mereka untuk sekolah,ITU BARU BERMORAL!
atau....
saya menjadi sangat khawatir, "Moral" di negara ini SAMA DENGAN :
(bla) (bla) (bla)...... sesuatu yg sangat merugikan orang lain....
begitukah?
Apakah anda peduli dengan bangsa ini?

Apa definisi moral menurut anda?